Jaringan Batang Pada Tumbuhan

Di dalam tanaman kita melihat batang yang berdiri di atas tanah dan menopang cabang, daun, dan bunga. Papan dengan daun dan kuncup yang menempel di batangnya adalah buku (simpul) dan batang di antara dua buku yang disebut ruas (internodus). Anatomi batang tumbuhan monokotil dan dikotil memiliki ciri khas masing-masing. Lihat Gambar 3.7 yang memperlihatkan ciri-ciri antara jaringan senyawa batang bermata dua dan dikotil!

Jaringan di Cross Stitch

Jika batang diiris mendatar, jaringan batang batang besar terdiri dari 3 bagian yaitu epidermis, korteks dan stele.

Kulit ari
Ini adalah jaringan pada batang yang terdiri dari lapisan sel yang tersusun rapat tanpa ruang antar sel, pada dinding luar terdapat kutikula yang dapat melindungi batang dari udara berlebih. Tanaman yang lebih tua, fungsi jaringan utamanya digantikan oleh kambium. Kambium ini membawa gas melalui irisan yang disebut lentil.

Cortex
Merupakan jaringan pada batang yang terdiri dari beberapa lapis sel parenkim tidak berdinding dengan dinding tidak beraturan dan tipis serta banyak ruang antar sel. Di dalam jaringan ini terdapat kolenkim dan sklerenkim yang berfungsi sebagai penyangga tubuh tumbuhan.

Silinder tengah (Prasasti)
Di dalam prasasti, ada sel parenkim dan bundel transporter. Perikikel dimulai setelah jaringan endodermis dan mengelilingi cedera pembuluh besar, dan berfungsi sebagai suplai listrik ke poros. File transportasi di bagian dalam perikicle. File operator terbagi menjadi 2 yaitu xylem dan floem. Xilem dan floem pada tumbuhan herba membentuk bejana dengan bentuknya sendiri. Xilem ada di dalam floem.

Sumber: www.blog.malavida.co.id

Lihat Juga: Memahami 3 Jenis Metabolisme pada Manusia

Kedua doa itu adalah bundel vaskular, jenis jaminan terbuka dan jenis jaminan tertutup. Jenis kolateral terbuka dari tanaman kotiledon yang ditemukan di kambium vaskular memisahkan xilem dan floem. Sementara jenis ikatan tertutup ini terdapat pada tumbuhan monokotil, saat pencucian tidak terdapat kambium vaskuler. Bagian tengah batang delima merupakan gudang nutrisi. Saluran empedu terdiri dari sel parenkim berdinding tipis dan tipis.

Jaringan di Slice Longitudinal

Jika batang diiris secara membujur, muncul area titik tumbuh pada batang yang terdiri dari tiga kelompok sel awal sebagai pembentukan jaringan pada batang. Jaringan pembentukan poros termasuk:

Dermatogen merupakan jaringan yang nantinya akan membentuk jaringan epidermis
Periblem merupakan jaringan yang nantinya akan membentuk jaringan kortikal
Plerom merupakan jaringan yang nantinya akan membentuk jaringan silinder pusat (stele)
Mgid

Pembelahan sel yang terjadi pada titik pertumbuhan disebut juga pertumbuhan primer. Selain itu juga terjadi pertumbuhan sekunder akibat aktivitas kambium. Kambium yang tumbuh tumbuh secara eksternal dan internal. Aktivitas kambium bagian dalam menghasilkan pembuluh xilem (kayu). Aktivitas luar menghasilkan pembuluh fonem (kulit).

Pada batang, aktivitas kambium yang masuk lebih besar dibandingkan aktivitas arah luar. Hal ini menyebabkan jaringan pada batang utama (bagian kayu) menebal pada jaringan pada batang luar (bagian kulit). Biasanya terjadi pada batang tanaman dikotil. Akan tetapi pada batang tanaman monokotil, setelah mencapai ukuran tertentu tidak akan tumbuh lagi karena tidak memiliki kambium sehingga tumbuh sekunder.

Seperti halnya akar, batang bila diiris secara horizontal memperlihatkan daerah (area) atau jaringan ikat dari luar ke dalam yang tersusun sebagai berikut: epidermis, korteks, dan silinder pusat. Jaringan terbesar di batang, epidermis. Batang dikotil matang. epidermis rusak dan digantikan oleh periderm (jaringan gabus). Periderm memiliki gabus atau kambium felogen. Felogen memisahkan bagian luar pembuatan film dan arah dalam bentuk feloderm.