Pertanggungjawaban Pembantu Dalam Penyertaan

Pertanggungjawaban Pembantu Dalam Penyertaan

Berbeda dengan Pertanggungjawaban pembuat yang semuanya dipidana sama dengan pelaku, Akan tetapi, pembantu dipidana lebih ringan daripada pembuatnya, yaitu dikurangi sepertiga dari ancaman maksimal pidana yang dilakukan (pasal 57 ayat (1)). Jika kejahatan diancam dengan pidana mati atau pidana seumur hidup, pembantu dipidana penjara maksimal 15 tahun.

Namun ada beberapa catatan pengecualian :

  1. Pembantu dipidana sama berat dengan pembuat,yaitu pada kasus tindak pidana:
  2. a)Membantu merampas kemerdekaan (Pasal 333 ayat (4)) dengan cara memberi tempat untuk perampasan kemerdekaan;
  3. b)Membantu menggelapkan uang/surat oleh penjabat(Pasal 415);
  4. c)Meniadakan surat-surat penting (Pasal 417).
  5. Pembantu dipidana lebih berat daripada pembuat, yaitu tindak pidana:
  6. a)Membantu menyembunyikan barang barang titipan hakim (Pasal 231 ayat (3));
  7. b)Dokter yang membantu menggugurkan kandungan (Pasal 349).

Sedangkan dalam pidana tambahan bagi pembantu adalah sama dengan pembuatnya (Pasal 57 ayat (3)) dan Pertanggungjawaban pembantu adalah berdiri sendiri, tidak digantungkan pada pertanggungjawaban pembuat.

Bentuk-Bentuk Penyertaan

Dalam bab V KUHP yang ditentukan mengenai penyertaan terbatas hanya sejauh yang tercatum dalam pasal 55 sampai dengan 60 yang pada garis besarnya berbentuk penyertaan dalam arti sempit (Pasal 55) dan pembantu (56 dan 59), bentuk-bentuknya diperinci sebagai berikut:

  1. Dua orang atu lebih bersama-sama (berbarengan) melakukan tindak pidana,
  2. Ada yang menyuruh (dan ada yang disuruh) melakukan suatu tindak pidana,
  3. Ada yang melakukan dan ada yang turut serta melakukan tindak pidana,
  4. Ada yang menggerakkan dan ada yang digerakkan dengan syarat tertentu untuk melakukan tindak pidana.
  5. Pengurus-pengurus, anggota-anggota badan pengurus atau komisaris-komisaris yang dipraanggakan turut campur dalam suatu pelanggaran tertentu.
  6.  Ada petindak (dader) dan ada pembantu untuk melakukan suatu kejahatan.

Sumber: https://carbomark.org/