Mencukur Jenggot dan Kumis

Beberapa pria berpikir mereka harus mencukur dagu dan dagu rutin mereka agar terlihat nyaman dan terlihat lebih muda. Namun, bisakah saya mencukur rambut wajah saya seperti jenggot atau kumis sesering mungkin?

Seberapa sering Anda mencukur jenggot dan kumis Anda?

Dikutip oleh Detick Hill, Dr. Amaranila Lalita rijrino Sp.KK, mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada batasan berapa kali seseorang harus mencukur jenggot dan kumis mereka. Setiap orang dapat memiliki standar sendiri untuk berapa kali mereka bercukur, tergantung pada kebutuhan dan kenyamanan setiap orang.

Amaranila hanya menekankan bahwa yang paling penting adalah keakuratan cara mencukur dan menjaga kesehatan kulit di area yang tertutup rambut. Pada dasarnya, area berserat membutuhkan perawatan ekstra untuk pembersihan yang benar.

Jadi, jika Anda merasa tidak mampu menjaga kebersihan kumis dan jenggot Anda, lebih baik mencukurnya saja. Namun, jika Anda yakin dan bahwa kebersihan area itu tidak menjadi masalah, silakan perpanjang kumis dan dagu Anda.

Perhatikan teknik pencukuran yang benar

Rambut atau rambut wajah bisa tumbuh sangat cepat. Menurut American Academy of Dermatology, rambut tumbuh rata-rata sekitar 1 inci atau 0,5 cm per bulan. Juga, jika Anda ingin membuat jenggot dan kumis terlihat, Anda perlu setidaknya seminggu sekali untuk mencukur rambut wajah Anda.

Sayangnya, ada banyak pria yang hanya bercukur tanpa menggunakan krim atau pelembab. Padahal, mengupas yang ceroboh bisa menyebabkan iritasi wajah, lho. Selain iritasi, rambut bisa tumbuh ke dalam dan menyebabkan masalah kulit di sekitar wajah.

Tapi jangan khawatir, American Academy of Dermatology memberi Anda langkah-langkah mencukur yang benar, tanpa takut iritasi kulit, sebagai berikut:

1. Sebelum bercukur, lembabkan kulit dagu dan kumis agar terlihat lembut dan halus. Kegiatan mencukur ini idealnya dilakukan tepat setelah mandi. Karena setelah mandi kulit Anda akan hangat dan lembab. Kulit juga bersih setelah bebas dari minyak dan sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pisau cukur Anda.

2. Selanjutnya, oleskan krim atau gel cukur. Jika Anda memiliki kulit kering atau sangat sensitif, cari dan gunakan krim cukur yang bertuliskan “kulit sensitif” pada label.

3. Anda dapat mulai mencukur dengan menggerakkan pisau ke arah rambut yang tumbuh. Ini adalah langkah penting dalam membantu mencegah luka bakar, sengatan, dan bahkan iritasi.

4. Bilas dengan air bersih setelah mencukur dagu dan kumis Anda. Pastikan juga untuk mengganti pisau cukur sekali pakai setelah bercukur 5 – 7 kali. Ini memiliki kemampuan untuk meminimalkan risiko iritasi blade

5. Terakhir, simpan pisau cukur Anda di tempat yang kering. Ini untuk mencegah bakteri tumbuh di sana. Jangan biarkan pisau cukur Anda disimpan di kamar mandi atau wastafel basah.

Hello, Health Group dan Hello Sehat tidak memberikan saran medis, diagnosa, atau perawatan. Lihat halaman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: