Hyperemsis Garvidarum Tingkat III

Hyperemsis Garvidarum Tingkat III

1)        Keadaan umum jelek

2)        Muntah berhenti

3)        Kesadaran pasien menurun dari samnolen sampai koma

4)        Nadi kecil dan cepat

5)        Suhu meningkat

6)        Tekanan darah makin turun

Penatalaksanaan

  1. Pencegahan

Pencegahan terhadap hyperemesis gravidarum dengan memberikan penerapan tentang kehamilan dan persalinan sebagai suatu proses yang fisiologik, memberikan keyakinan bahwa  mual dan muntah merupakan gejala fisiologi pada kehamilan muda dan akan hilang setelah kehamilan 4 bulan, menganjurkan mengubah makanan sehari-hari dengan makan dalam jumlah yang kecil, tetapi lebih sering. Hindarkan makanan yang berminyak dan berbumbu tajam.  Makanan disajikan dalam bentuk masih panas atau sangat dingin.  Dianjurkan makan banyak gula.

  1. Obat-obatan

Sedativa yang sering diberikan adalah phenobarbital, vitamin yang dianjurkan adalah vitamin B1 dan B6, anti histamika, seperti prometazin, dan prometaziin hidroklorida.  Penanganan hyperemesis yang lebih berat di kelola  di rumah sakit.

  1. Isolasi

Penderita disendirikan dalam kamar yang tenang, dan peredaran udara yang baik. Hanya dokter dan perawat yang boleh masuk sampai muntah berhenti dan penderita mau makan.  Tidak di berikan makan dan minuman selama 24 jam.  Kadang dengan isolasi saja akan mengurangi gejala dan menghilang tanpa pengobatan.

  1. Terapi Psikologik

Ketakutan dalam kehamilan dan persalinan adalah reaksi psikologis, sehingga menyebabkn Hyperemesis. Perlu diyakinkan pada penderita bahwa penyakit dapat disembuhkan, hilangkan rasa takut oleh kehamilan, kurangi pekerjaan serta menghilangkan masalah serta memberi penerangan mengenai fisiologi kehamilan dan perubahan yang terjadi.

  1. Cairan parenteral

Berikan cairan parenteral yang cukup elektrolit, karbohidrat dan protein dengan glukosa 5 % : RL dalam cairan garam fisiologik sebanyak 2-3 liter sehari.  Bila perlu dapat ditambah kalium dan vitamin khususnya vitamin vitamin B kompleks dan vitamin C dan bila ada kekurangan protein dapat diberikan pula asam amino secara intravena.  Bila dalam 24 jam penderita sudah tidak muntah dan keadaan umum bertambah baik dapat di coba untuk memberikan minuman dan  lambat  laun  minuman  dapat  ditambah  dengan  makanan  yang tidak cair. Pengobatan biasanya berlangsung 4-7 hari dan akan dipulangkan dengan hasil yang memuaskan.

Sumber: https://ngegas.com/village-city-apk/