Dampak Globalisasi Bagi Kehidupan Dan Antisipasinya

Dampak Globalisasi Bagi Kehidupan Dan Antisipasinya

Dampak Globalisasi Bagi Kehidupan Dan Antisipasinya

Dampak Globalisasi Bagi Kehidupan Dan Antisipasinya

Berkembangnya globalisasi pasti memberikan dampak dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dampak positif maupun dampak negatif, antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Bidang Politik

–      Dampak Positif

  1. a)Pemerintahan dijalankan dengan terbuka ( transparan ).
  2. b)Meningkatkan partisipasi rakyat dalam pemerintahan.
  3. c)Mendorong kreativitas rakyat sehingga menjadi alat control dan pengawas yang efektif untuk mengawasi pemerintahan.
  4. d)Semakin banyaknya organisasi nonpemerintah, partai politik, dan LSM yang menyuarakan HAM dan aspirasi rakyat.
  5. e)Terbukanya kesempatan untuk belajar dari Negara lain terkait dengan kebijakan politik yang telah sukses mereka  diterapkan.

–      Dampak Negatif

  1. a)Semakin lunturnya nilai – nilai politik yang telah mendasar yang berdasarkan kekeluargaan, musyawarah mufakat dan gotong royong.
  2. b)Semakin menguatnya nilai – nilai politik yang berdasar semangat individualis, kelompok dan tirani minoritas.
  3. c)Penyebaran nilai – nilai politik barat yang cenderung anarkis tanpa mementingkan kepentingan umum.

–     Antisipasi:

  1. a)Menanamkan karakter-karakter positif, kooperatif, empati dan simpatik sejak dini.
  2. b)Memupuk sifat sosialis dan harmonis dalam kehidupan politik bersama.
  3. c)Menyadari batasan hak dan tanggung jawab dari masing-masing individu tanpa memaksakan kehendak.
  4. d)Menumbuhkan sifat tenggang rasa, konsekuen dan cinta damai agar tidak anarkis.
  1. Bidang Hukum, Pertahanan dan Keamanan

–      Dampak Positif

  1. a)Semakin menguatkan jaminan pelaksanaan HAM.
  2. b)Menguatkan hukum dan pembuatan UU yang berpihak pada kepentingan bersama terutama pada rakyat kecil.
  3. c)Semakin menguatkan tuntutan aparat penegak hukum, pertahanan dan keamanan agar bertindak secara professional, transpararan dan tidak pandang bulu.
  4. d)Masyarakat dapat melakukan control hukum yang dilakasanakan oleh pemerintah

–         Dampak negativ

  1. a)Peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban berkurang karena telah menjadi tugas pihak yang berwajib.
  2. b)Masyarakat yang melakukan tindakan hukum akan didakwa dengan main hakim sendiri.
  3. c)Akan semakin banyak pihak yang ingin memisahkan diri dari suatu negara karena terpengaruh oleh kasus – kasus seperti kejahatan internasional di negara lain.

–     Antisipasi:

  1. a)Aparat hukum harus berusaha mendapatkan kepercayaan masyarakat agar tidak main hakim sendiri.
  2. b)Aparat hukum harus lebih sigap dan siap dalam mengantisipasi berbagai permasalahan hukum, baik tindakan pidana maupun perdata.
  1. Bidang Ekonomi

–      Dampak Positif

  1. a)Dapat memperluas pasar untuk memproduksi barang dalam negeri hingga ke luar negeri.
  2. b)Menigkatkan kesmpatan kerja dan menambah devisa Negara.
  3. c)Mendorong masyarakat untuk belomba lomba menghasilkan produk berkualitas tinggi.
  4. d)Memudahkan memperoleh tambahan modal, baik dari dalam maupun luar negeri

–      Dampak Negatif

  1. a)Beberapa usaha kecil akan tersingkir oleh usaha yang bermodal besar.
  2. b)Akibat adanya pasar bebas, dapat mengancam produk dalam negeri yang mayoritas kualitasnya jauh dibawah produk luar negeri.
  3. c)Membuka masuk untuk investasi luar negeri yang  juga berpotensi dapat menguasai perekonomian dalam negeri yang tentu saja akan memperburuk kondisi perekonomian.
  4. d)Memperlebar kesenjangan antara perekonomian Negara maju dan Negara berkembang.
  5. e)Maraknya pencemaran lingkungan dalam bidang industri.
  6. f)Penggantian teknologi produksi dari manual ke mesin, sehingga meningkatkan pengangguran.

–     Antisipasi:

  1. a)Pemerintah mendorong dan membantu lajunya usaha kecil agar lebih berkembang, seperti mengadakan pelatihan keterampilan sehingga produk dalam negeri bisa lebih kompeten.
  2. b)Meminjamkan modal kepada pengusaha kecil, seperti KUR, dsb.
  3. c)Membatasi jumlah produk luar yang masuk ke dalam negeri agar terjadi keseimbangan produksi, SDM dan sarana-prasarana yang ada.
  4. d)Meningkatkan sanitasi dan filterisasi yang sesuai dengan standar pengelolaan limbah industri.
  5. e)Tetap mempekerjakan SDM yang sesuai dan menggunakan mesin pada aspek distribusinya.
  1. Bidang Sosial dan Budaya

–      Dampak positif

  1. a)Memajukan pola pikir masyarakat.
  2. b)Meningkatkan etos kerja, disiplin dan jiwa kemandirian.
  3. c)Mudahnya mengadopsi budaya budaya yang baik dari Negara lain

–      Dampak negative

  1. a)Mudahnya masuk budaya dari luar yang tidak sesuai dengan budaya Negara asal.
  2. b)Luturnya semangat dan nilai – nilai yang telah mengakar.
  3. c)Merusak moral bangsa akibat dari kurang nya penyaringan dari budaya yang masuk.
  4. d)Menumbuhkan beberapa gaya hidup yang kurang baik, seperti ; konsummerisme (konsumsi berlebihan dan tidak produktif), pragtisme (suka memandang untung dan ruginya, manfaat dan tidaknya), hedonisme (mengutamakan kepentingan dunia saja) dan individualisme (mengutamakan kepentikan diri sendiri).

–     Antisipasi:

  1. a)Memupuk rasa cinta tanah air dan budaya lokal, tanpa menutup diri dari budaya luar yang positif.
  2. b)Menjaga dan mendokumentasikan nilai-nilai kearifan lokal.
  3. c)Mengajarkan dan membimbing generasi penerus kita tentang etika dan moral serta keterbukaan untuk mengasumsi hal baru yang positif.
  4. d)Memperkuat spiritual dan berpola hidup sederhana namun giat bekerja agar tercipta kehidupan asri.

Baca Juga :