Diet Fanatik Yang Berbahaya Untuk Tubuh

Memiliki tubuh yang langsing dan ideal tidak jarang kali menjadi keinginan pada masing-masing kaum wanita. Dengan mempunyai postur tubuh yang ideal, dapat menambah rasa percaya diri. Tetapi guna mempunyai postur tubuh yang diinginkan, tidaklah semudah yang yang dipikirkan. Harus mengawal pola makanan,istirahat yang lumayan serta perbanyak olahraga. Tapi, apakah seluruh itu dapat terlaksana?

Salah satu teknik yang sangat instan dan sangat cepat ialah dengan mengonsumsi obat-obatan bebas yang bermanfaat untuk mengecilkan lingkaran perut dan tubuh. Tapi, apakah anda pernah berpikir, apa sih efek samping dari mengonsumsi obat-obatan tersebut?

Dan ternyata di samping mengonsumsi obat-obatan bebas guna mengecilkan lingkaran perut dan menurunkan berat badan, adalagi diet extrem yang dapat membahayakan kesehatan, bahkan dapat berujung pada kematian.

1. Diet cacing pita.

Diet yang satu ini, lumayan terbilang ekstrem. Bayangkan saja, guna mendapatkan tubuh yang ideal dan bagus, seseorang mesti menelan telur cacing pita secara buta-bulat. Lalu cacing pita itu akan tidak dipedulikan menetas didalam perut sampai tumbuh dewasa. Dan nantinya, cacing-cacing itu akan memakan seluruh makanan yang terdapat di dalam usus. Setelah berat badan menurun, cacing pita bakal dikeluarkan dengan memakai obat cacing.

Tapi tahukah kamu, cacing pita yang hidup di dalam usus tadi tidak melulu menetap pada satu unsur saja. Cacing itu dapat beralih ke organ mana saja pada tubuh manusia. Dan yang lebih parahnya lagi, bilamana cacing pita ini masuk kedalam benak manusia, dapat mengakibatkan masalah serius laksana sakit kepala, kebingungan, kejang-kejang, sampai kematian.

2. Diet kelompok darah.

Diet yang satu ini sempat popular dan viral di Indonesia. Diet kelompok darah ini bertujuan guna menurunkan berat badan dengan merealisasikan teori bahwa makanan yang anda makan bakal bereaksi dengan kelompok darahmu. Diet ini dikembangkan oleh DR. Peter d’adamo. Dengan menerapkan santap makanan yang cocok dengan kelompok darah seperti kelompok darah B tidak boleh santap jagung, gandum, kacang tanah, ayam,tomat dan biji wijen. Tetapi makanan yang boleh dikonsumsi ialah telur, sayuran hijau, sus rendah lemak dan daging kambing.

Berdasarkan keterangan dari peneliti dan para berpengalaman kesehatan menyampaikan program diet yang satu ini belum pasti dapat terbilang berhasil dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Potensi riskan pada tubuh bakal terjadi sebab kekurangan nutrisi dalam tubuh, sebab mengharuskan anda membatasi dan menghindari makanan tertentu.

3. Diet lemon atau master clense.

Diet ini bertujuan guna mendetoksifikasi dan menurunkan berat badan. Program diet ini mulai hadir pada tahun 1941 oleh Stanley Burroughs. Diet master clense ini dilaksanakan 3 etape yang akan dilaksanakan selama 3-10 hari, yakni ease in, diet lemon, dan ease out. Tahap kesatu atau yang dikenal dengan ease in bertujuan mempersiapkan diri guna menjalani etape kedua atau diet lemon. Pada etape ini kamu diwajibkan hanya mengonsumsi sayuran dan jus buah sekitar 3 hari.

Kemudian di etape kedua ialah tahap diet lemon, anda hanya dapat mengonsumsi minuman yang tercipta dari perasan lemon, sirup maple, lada cayenne dan air. Dengan mengonsumsi sejumlah 6-12 kali dalam sehari atau setiap anda lapar. Tahukah anda kalau gabungan minuman itu mempunyai sifat diuretic yang dapat mengakibatkan seseorang menerbitkan air dari tubuh. Sehingga berat badan bakal menurun. Dan etape yang terkahir ialah ease out. Tahap ini nyaris sama dengan etape kesatu yakni ease in.

Dengan merealisasikan diet teknik yang satu ini, anda mungkin melulu mendapatkan kalori sejumlah 600-1200 kalori masing-masing hari saat mengerjakan diet ini (jauh dari total kalori yang direkomendasikan). Akibatnya, anda mungkin akan merasakan kelelahan, pusing, dan dehidrasi. Selain tersebut juga bisa menyebabkan anda kehilangan massa otot dan menurunkan tingkat metabolismemu. Setelah anda berhenti mengerjakan diet ini dan pola santap kembali laksana biasa, anda juga dapat mendapatkan pulang berat badanmu dengan cepat.

4. Diet keto.

Diet keto dijalankan dengan teknik mengatur pola santap dengan asupan karbohidrat yang paling rendah, yaitu tidak cukup dari 10 persen atau tidak cukup dari 50 gram per hari. Dalam pola santap normal, asupan karbohidrat harian berkisar antara 50-60 persen. Sementara pada diet keto melulu sekitar 5 sampai 10 persen saja dan sisanya digantikan dengan asupan lemak serta protein.

Diet keto atau disebut pun dengan diet ketogenik berasal dari kata keton. Keton ialah senyawa kimia yang didapatkan dari solusi lemak oleh hati. Biasanya, energi dipungut dari glukosa yang bersumber dari karbohidrat. Namun, disebabkan rendah karbohidrat maka tubuh akan kelemahan glukosa. Alhasil, secara otomatis tubuh memakai cadangan energi dari senyawa lainnya, yakni lemak.

Nah, sejumlah manfaat yang dapat anda rasakan bilamana menjalankan program diet yang satu ini laksana mengontrol gula darah, brat badan bakal menurun dan bisa mengendalikan ataupun mengontrol epilepsy.

Tetapi tidak hingga di situ saja, diet ini pun ada efek samping ataupun bahaya yang untuk kesehatan. Seperti mual muntah, sakit kepala, susah buang air besar, penurunan mood, tingginya kadar kolesterol dalam darah, serta napas dan keringat menjadi bau.

5. Diet makanan mentah.

Tren santap makanan tanpa dimasak pernah populer di era 1800-an. Seorang dokter, Maximilian Bircher-Benner pernah menyembuhkan penyakit kuning yang menyerang dirinya dengan melulu memakan apel mentah. kemudian, urusan ini dilanjutkan dengan barisan eksperimen serta diet yang terus berkembang dengan makanan mentah. Makanan mentah dengan kata lain makanan tidak melewati proses apapun, tergolong radiasi, rekayasa genetik, atau terpapar pestisida. Makanan yang telah melewati sekian proses dapat mengakibatkan hilangnya sejumlah nutrisi di dalamnya.

Ada sejumlah efek samping bilamana kamu mengonsumsi makanan yang mentah, di antaranya.

Banyak bakteri dan parasit.
Salah satu efek santap makanan mentah laksana sushi dan sashimi yaitu dapat mengundang bakteri dan parasit masuk ke dalam tubuh. Bakteri dan parasit bisa berkembang pada daging ikan mentah yang tidak segar dan dapat mengakibatkan keracunan.

Di samping itu, andai ikan yang digunakan ialah ikan air tawar, barangkali akan berisi toksin alami yang dinamakan ciguatera. Ciguatera dapat menyebabkan seseorang menderita masalah pencernaan dan saraf.

Penyakit jantung.
American Society for Nutritional Sciences pada bulan Oktober 2005 menulis sebuah riset di Jerman, yang mengoleksi data mengenai orang yang suka santap makanan mentah, khususnya buah dan sayuran. Para periset tersebut mengecek pengaruhnya terhadap kesehatan tubuh, khususnya jantung.

Mereka mengejar bahwa efek santap makanan mentah dominan pada kadar kolesterol dan trigliserida seseorang. Selajutnya, makanan mentah yang dimakan secara terus menerus dapat berimbas pada naiknya kadar homosistein, yakni sejenis asam amino yang diandalkan dapat menambah risiko penyakit jantung.

Timbul masalah pencernaan.
Daging dan sayuran mentah saat dikonsumsi akan ingin sulit dipahami oleh tubuh. Hal ini diakibatkan oleh daging dan sayuran mempunyai selulosa dan struktur berserat lainnya, sampai-sampai perut akan susah mencerna.

Masalahnya, pencernaan insan tidak sama dengan pencernaan fauna yang dapat langsung memahami segala makanan yang masuk. Terutama serat nabati dari sayuran, dapat melemahkan sistem pecernaan. Gejalanya antara lain ialah kembung, sembelit, atau bahkan berat badan jadi bertambah.

Dapat menganggu kinerja hormone teroid.
Banyak sayuran mentah laksana kangkung, brokoli, kembang kol, sawi dan kubis berisi zat goitrogen. Goitrogen ialah senyawa alami yang terjadi pada sejumlah makanan yang bisa menghambat faedah tiroid dan pada akhirnya bisa menyebabkan situasi hipotiroidisme.

Bagi orang yang suka santap sayuran atau santap mentah lainnya, zat goitrogen ini bisa memperburuk keterampilan tiroidmu guna menghasilkan hormon urgen lainnya dalam tubuh. Disarankan guna memasak sejumlah sayuran tertentu untuk mematikan zat goitrogen, supaya kesehatan hormon tiroid tubuh tetap terjaga.

Baca Juga: