Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah

Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah

Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah

Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah

Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah

Bappenas setiap tahun sejak tahun 2006 rutin menerbitkan Buku Pegangan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah. Tujuan kehadiran buku ini adalah agar para penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah dapat memperoleh gambaran umum tentang bagaimana proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, dan secara khusus pada tahun 2009 ini agar para penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah dapat melakukan policy action untuk memperkuat ekonomi daerah sebagai upaya antisipatif menghadapi krisis keuangan global yang kemungkinan dapat berdampak lebih buruk bagi sejumlah daerah kabupaten/kota. Untuk itulah maka Buku Pegangan Tahun 2009 ini memilih tema “Penguatan Ekonomi Daerah: Langkah Menghadapi Krisis Keuangan Global”.

Bappenas berharap agar dengan hadirnya Buku Pegangan ini dapat memberikan referensi bagi para Gubernur, Bupati, Walikota, Camat, berserta jajarannya di seluruh Indonesia agar dapat memberikan kontribusi dalam pencapaian sasaran pembangunan nasional khususnya menghadapi dampak krisis keuangan global dan upaya mempertahankan fundamental perekonomian negara untuk tetap kuat menghadapi krisis keuangan global. Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dapat menerpadukan penerapan kebijakan di masing-masing daerah serta dapat memperoleh dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

Buku Pegangan 2009 ini terdiri dari enam Bab. Buku ini diawali dari Bab I Pendahuluan yang menguraikan latar belakang, maksud dan tujuan serta ruang lingkup penyajian dari Buku Pegangan 2009 ini. Secara ringkas dapat dikemukakan bahwa Buku Pegangan 2009 ini disusun dengan maksud agar dapat digunakan sebagai referensi bagi para penyusun dan pembuat kebijakan di daerah dalam menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi daerahnya. Adapun tujuannya adalah menyamakan persepsi para pemangku kepentingan akan pentingnya keterpaduan penerapan kebijakan di masing-masing daerah dalam menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi daerah guna mempertahankan fundamental perekonomian negara untuk tetap kuat menghadapi krisis keuangan global ini.

Dalam Bab II Penyebab dan Dampak Krisis Keuangan Global, diuraikan isu, permasalahan penyebab timbulnya krisis ekonomi, kondisi perekonomian dunia saat ini dan dampaknya ke depan khususnya dampak terhadap perekonomian nasional maupun perekonomian daerah.

Bab III Kebijakan Nasional dalam Mencegah dan Mengantisipasi Dampak Krisis Keuangan Global, menguraikan beberapa arahan Presiden RI, strategi kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah pusat selama ini baik itu kebijakan moneter dan perbankan, kebijakan fiskal maupun penguatan sektor riil termasuk didalamnya kebijakan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan investasi.

Bab IV Langkah-Langkah yang Dapat Dilakukan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi Dampak Krisis Keuangan Global, berisi hal-hal apa saja yang dapat dijadikan panduan atau acuan bagi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan konsultasi publik untuk merespon kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah Pusat dalam mengurangi dampak krisis keuangan global.

Selanjutnya, Bab V Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Kebijakan Fiskal Tahun 2009, membahas hal-hal pokok yang menjadi tema, fokus dan kegiatan prioritas pembangunan, serta prioritas anggaran tahun 2009. Tema RKP 2009 adalah “Peningkatan Kesejahteraan Rakyat dan Pengurangan Kemiskinan”. Berdasarkan tema tersebut Buku Pegangan 2009 ini memfokuskan uraian pada upaya Penguatan Ekonomi Daerah.

Sumber : https://lakonlokal.id/cooking-restaurant-apk/