USAID Berikan Bantuan US$ 20 Juta untuk Riset dan Pendidikan

USAID Berikan Bantuan US$ 20 Juta untuk Riset dan Pendidikan

USAID Berikan Bantuan US$ 20 Juta untuk Riset dan Pendidikan

USAID Berikan Bantuan US$ 20 Juta untuk Riset dan Pendidikan

USAID Berikan Bantuan US$ 20 Juta untuk Riset dan Pendidikan

Badan Pembangunan Internasional Amerika atau United States Agency for International Development

(USAID) memberikan bantuan dana sebesar US$ 20 juta untuk riset dan pendidikan tinggi di tanah air.  Bantuan tersebut terselenggara bekerja sama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Universitas terpilih.

Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemenristekdikti, Ocky Karna Radjasa mengatakan kemitraan dengan USAID untuk mendorong perguruan tinggi di Indonesia menuju World Class University berbasis riset.

Program ini mendukung lima centers for collaborative research di bidang ilmu pengetahuan, teknologi

, dan inovasi di beberapa universitas terkemuka, yaitu, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Gajah Mada dan Institut pertanian Bogor.

“Subyek penelitian berkisar dari distribusi air bersih, keamanan pangan hingga solusi energy terbarukan,” paparnya dalam konferensi kolaborasi untuk inovasi di Pusat Konvensi Internasional Institut Pertanian Bogor, Selasa (10/7). Lanjutnya, keterlibatan swasta untuk meningkatkan basis riset dari riset dasar, riset terapan hingga riset pengembangan atau hilirisasi dan komersialisasi.

Pelaksana Tugas Direktur Badan Pembangunan Internasional AS USAID, David Hoffman

mengatakan melalui program Sustainable Higher Education Research Alliances (SHERA). SHERA bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dari fakultas, staf, mahasiswa doktoral dan peneliti paska doktoral di institusi pendidikan tinggi swasta dan negeri terpilih di Tanah Air untuk mengembangkan kemampuan penelitian kelas dunia.

“Amerika Serikat melalui Badan Pembangunan Internasional USAID memiliki sejarah panjang dalam mendukung ilmu pengetahuan teknologi, dan penelitian inovatif di Indonesia. Kami bangga dapat melanjutkan komitmen ini melalui program SHERA,” ujar dia

 

Baca Juga :