UKPM Sumberpost Adakan Workshop Video Kreatif

UKPM Sumberpost Adakan Workshop Video Kreatif

UKPM Sumberpost Adakan Workshop Video Kreatif

UKPM Sumberpost Adakan Workshop Video Kreatif

UKPM Sumberpost Adakan Workshop Video Kreatif

Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Sumberpost UIN Ar-Raniry mengadakan Workshop Video Kreatif di Ruang Seminar Internasional Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) Darussalam Banda Aceh.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan

dan Kerjasama UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal, M.Ag, pada Jum’at 31 Maret 2017.

Dalam sambutannya, Syamsul Rijal mengatakan bahwa video dapat merubah cara pandang seseorang yang menontonnya. Oleh karena itu, ia berharap kepada peserta workshop yang telah mendapatkan materi dalam kegiatan tersebut agar dapat mengaplikasikan serta mempublis kepada orang banyak.

“Dengan adanya workshop ini saya berharap akan lahir video-video kreatif yang memancing orang untuk berubah dan berpartisipasi,” kata Syamsul.

Ia mencontohkan, ketika seseorang mengalami kecelakaan di jalan raya, maka kita harus mampu untuk membuat video kejadian tersebut dengan narasi yang dapat memberi pelajaran kepada orang lain yang menontonnya.

“Yang buat video harus mampu membuat narasi bagaimana memberi pelajaran kepada orang lain

supaya tidak terjadi lagi kejadian yang serupa, bagaimana gambar anda buat visualnya dapat meningkatkan kesadaran orang lain, dalam kata lain ini namanya kritik sosial,” ujar Syamsul.

Peserta foto bersama Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal pada Workshop Video Kreatif di Ruang Seminar ICAIOS Darussalam, Banda Aceh pada Jum’at, 31 Maret 2017. (Istimewa)

Pimpinan Umum UKPM Sumberpost, Abdul Hadi Firsawan mengatakan kegiatan workshop ini lanjutan dari pelatihan sebelumnya yaitu PJTD dan Klinik Foto yang diadakan beberapa bulan yang lalu. Ia berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan tersebut sampai selesai pada Sabtu besok.

“Dalam workshop ini akan ada materi tentang bagaimana visual yang baik, memunculkan ide

yang baik dan bagaimana cara merealisasikan ide itu dengan mengahadirkan pemateri yang berpengalaman,” kata Hadi.

Sementara, Ketua Panitia Sara Masroni berharap dengan adanya kegiatan ini mampu melahirkan video maker yang kreatif dan menghasilkan karya yang mampu merubah publik.

“Kami mengapresiasi kepada kawan-kawan yang telah mendaftar yang sebelumnya kami buka 20 kouta ternyata yang mendaftar sampai 25 peserta, jika ada kekurangan dalam kegiatan ini kami panitia memohon maaf pada kawan-kawan,” ujar Roni.

Workshop ini berlangsung selama dua hari yaitu 31 Maret-1 April 2017 menghadirkan pemateri Windy Phagta dari Liputan 6, Fajri dari Humas Pemerintah Aceh, Davi Abdullah dari Kompas Tv dan Amri dari Aceh Movie Maker.

 

Sumber :

http://aldirenaldi.blog.institutpendidikan.ac.id/sejarah-islam-masuk-ke-jawa/