Mencegah Rasa Minder pada Anak

Mencegah Rasa Minder pada Anak

Tahukah Ayah bunda bahwa anak-anak pun belajar tentang rasa malu sebagai unsur dari pertumbuhan sosialnya? Nah, dari rasa malu itu mereka jadi memahami mana perilaku yang bisa diterima oleh masyarakat dan mana yang tidak dapat diterima. Namun, di ketika orang dewasa menyerahkan hukuman yang berlebihan terhadap kekeliruan anak secara terus menerus, bakal timbul rasa malu yang negatif pada anak yang dinamakan minder.

Akibat dari rasa malu tersebut, anak menjadi takut melakukan salah, takut mengupayakan hal baru, minder, bahkan memandang dirinya ialah seorang yang jahat sebab merasa tidak pernah benar. Tentu saja anda tidak hendak anak anda tumbuh menjadi anak yang minder atau rendah diri bukan? Inilah sejumlah hal yang dapat kita kerjakan untuk menghindari rasa minder pada anak:

1. Berikan anak kasih sayang, sebisa barangkali orang tua menghindari bentakan, teriakan atau hardikan pada anak.

2. Lebih baik menyerahkan konsekuensi daripada menghukum anak. Misalnya, telah ada kesepakatan bareng jika anak tidak membereskan mainannya maka tidak boleh menyaksikan televisi.

3. Hindari menyerahkan konsekuensi tersebut seraya mengomel panjang lebar sarat kemarahan.

4. Mendukung anak mengerjakan hal-hal yang sulit dilaksanakan dengan berjuang dan praktik. Contohnya, disaat anak menuliskan “Aku tidak bisa.” Kita dapat membantunya dengan menuliskan “Yuk anda coba sama-sama.”

Ayah bunda, anak yang minder bakal menghalanginya dalam meraih kesuksesan dan kebahagiaan sebab di dalam dirinya bakal terbentuk perasaan bersalah sampai-sampai anak menjadi tertekan. Yuk, hindari rasa minder pada anak dan ajak mereka guna percaya pada dirinya sendiri.

Sumber : www.studybahasainggris.com