Perjalanan karier

Perjalanan karier

Table of Contents

Perjalanan karier

Perjalanan karier

Perjalanan karier

Hiroto Kōmoto dan Masatoshi Mashima masing-masing sudah memiliki band sendiri namun bubar pada tahun 1984. Atas usul Mashima, di Februari 1985, keduanya membentuk The Blue Hearts. Anggota lain yang ikut bergabung adalah Masami Mochizuki pada gitar bass dan Ryūsuke Ei pada drum. Setelah The Blue Hearts berdiri, sejumlah live house di Shinjuku dan Shibuya menjadi tempat mereka sering tampil. Pentas pertama mereka di Shinjuku Loft, 3 Juni 1985. Dengan harga tiket 1000 yen, penonton sudah bisa menyaksikan The Blue Hearts ditambah segelas minuman pertama.[2]

Pemain bass Mochizuki mengundurkan diri sejak Juni 1985. Sambil menunggu anggota baru, Norio Yamakawa menggantikan sebagai pemain bass sementara. Mulai 17 Agustus 1985, manajer mereka, Junnosuke Kawaguchi mengambil alih peran sebagai pemain bass. Pada malam Natal 24 Desember 1985, The Blue Hearts untuk pertama kalinya mengadakan konser tunggal yang diberi nama Sekai Ichi no Christmas.[2]

Setelah konser Bright Lights Beat City di live house Meguro Rokumeikan, Tokyo, 21 Maret 1986, pemain drum Ryūsuke Ei mengundurkan diri. Sewaktu konser di Meguro Rokumeikan. Sejak 2 April 1986, Tetsuya Kajiwara menggantikan posisi Ryūsuke sebagai pemain drum. Penampilan pertama mereka di televisi adalah di televisi lokal Kanagawa TV (sekarang TVK) dalam acara Music Tomato Japan, 19 Mei 1986. Pada bulan yang sama, 3 buah lagu The Blue Hearts dimasukkan ke dalam album omnibus Just a Beat Show bersama lagu-lagu milik tiga band lain. Mereka mulai sering melakukan konser, mulai dari konser tunggal di Meguro Rokumeikan, Hibiya Yagai Ongakudō, hingga pertunjukan keliling di wilayah Kansai dan Tohoku.

Singel yang dirilis tanggal 25 Februari 1987, “Hito ni Yasashiku / Hammer” diproduksi sendiri oleh mereka. Debut dengan label mayor adalah singel “Linda Linda” yang dirilis 1 Mei 1987. Masih pada bulan Mei tahun yang sama, album pertama berjudul The Blue Hearts dirilis dengan diikuti konser keliling Jepang, Dobu Nezumi Tour. Konser dimulai 1 Oktober 1987 dan semuanya berjumlah 40 kali pertunjukan.[2]

Konser pertama mereka di Nippon Budōkan berlangsung 12 Februari 1988. Rekaman konser ini diberi nama Blue Hearts, Budōkan o Kengaku, dan mulai beredar 21 Juni 1988. Selanjutnya, konser keliling Pineapple no Gyakushū Tour berlangsung mulai 3 Oktober 1988 di 40 tempat di Jepang hingga awal tahun 1989.

Puncak kesuksesan The Blue Hearts adalah album ketiga Train-Train. Album tersebut dirilis 23 November 1988 bersamaan dengan singel “Train-Train / Mugon Denwa no Blues”, dan laku di atas 500 ribu keping. Lagu “Train-Train” juga dipakai sebagai lagu tema serial drama High School Rakugaki yang ditayangkan televisi TBS.

Mereka kembali memulai tur keliling, On Tour 1989 yang dimulai 3 Mei 1989. Seluruhnya terdiri dari 13 pertunjukan di 6 kota besar di Jepang (Sapporo, Sendai, Tokyo, Nagoya, Osaka, dan Fukuoka). Tur keliling On Tour 1989 dengan konser 3 hari di Gimnasium Nasional Yoyogi, Tokyo, 29 Mei-31 Mei 1989. Tur keliling, On Tour 1989-1990 kembali dimulai, 6 September 1989 di 57 tempat di Jepang.

Akhir karier mereka diwarnai keterlibatan salah seorang anggota dengan organisasi keagamaan. Singel ke-17, “Yūgure” yang dirilis 25 Oktober 1993 menjadi singel terakhir. Pada 1 Juni 1995, mereka tampil dalam acara Music Square di radio NHK-FM untuk mengumumkan bubarnya The Blue Hearts. Bulan berikutnya, The Blue Hearts merilis Pan sebagai album perpisahan, 10 Juli 1995.

Setelah The Blue Hearts bubar, Kōmoto, Mashima, dan 3 anggota baru membentuk band The High-Lows. Setelah The High-Lows membubarkan diri pada tahun 2005, mereka berdua membentuk The Cro-Magnons yang bertahan hingga sekarang.

Baca Juga :