Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Sekolah Binaan YPA-MDR Terapkan Digitalisasi

Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Sekolah Binaan YPA-MDR Terapkan Digitalisasi

Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Sekolah Binaan YPA-MDR Terapkan Digitalisasi

Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Sekolah Binaan YPA-MDR Terapkan Digitalisasi

Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Sekolah Binaan YPA-MDR Terapkan Digitalisasi

Menghadapi pendidikan di era revolusi industri 4.0, Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR) mulai menerapkan digitalisasi.

Yayasan yang didirikan PT Astra International Tbk ini meningkatkan kemampuan guru dan siswa melalui satu program yakni Go Digital.

Ketua Pengurus YPA – MDR, Herawati Prasetyo mengatakan, program Go Digital ini merupakan bentuk nyata dalam peningkatan pendidikan di sekolah binaan yayasan untuk menjadi sekolah unggulan yang sesuai tuntutan globalisasi.

“Melalui sekolah berbasis Information and Communication Technology atau TIK

, pembelajaran siswa dapat dilakukan dengan akses cepat, luas dan tidak terbatas,” terang Herawati Prasetyo kepada Radar Bogor, kemarin. Mendukung terciptanya sekolah berbasis TIK, dilakukan berbagai program.

Mulai dari pelatihan guru-guru hingga membantu ketersediaan sarana prasarana TIK sebagai media penting dalam proses pengelolaan administrasi.

“Kami lakukan pembuatan YPAMDRNet, sistem komunikasi dan informasi berbasisi digital,” tambah Hera. YPAMDRNet ini intuk memudahkan akses data secara integrasi dan meningkatkan efisiensi kerja internal untuk mendukung program.

Dilakukan meliputi berbagai aspek, learning system, adminitrasion system

dan digital management system. “Termasuk juga untuk sarana-prasarana pada sekolah sudah dilakukan penginstallan dengan satu laboratorium,” urainya.

Termasuk jaringan internet, perangkat computer, smart board dan SIMAK (Sistem Informasi Manajemen Akademik). Bahkan dilakukan juga program Research School, program yang dicanangkan untuk sekolah binaan dan diharapkan anak didik terbangun daya nalar dan kreativitas siswa, yang menghasilkan karya inovatif sejak usia dini.

“Program go digital dilakukan di seluruh sekolah binaan YPA- MDR

tanpa kecuali. Sudah dilakukan di beberapa sekolah, tahun ini dilakukan di enam sekolah,” ujarnya.

Salah satunya di SMPN 4 Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Sekolah lain, yakni SDN 1 Merbau Mataram, SDN 3 Kertosari, SDN 1 Triharjo, SDN Candi dan SDN Gunturan.

Ia menambahkan, YPA-MDR meningkatkan kualitas pendidikan di daerah prasejahtera dengan empat pilar pembinaan. Akademis, karakter, kecakapan hidup dan seni budaya hingga menjadi sekolah swapraja menuju sekolah unggul.

Sejak 2006 hingga sekarang membina 74 sekolah negeri, 925 guru dan 16.007 siswa. Ada 58 SD, 8 SMP dan 4 SMK yang berada di Bogor, Bantul, Gunungkidul, Lampung Selatan, Pacitan, Kutai Barat, Kupang, Serang dan Rote Ndao. (mer/c)

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/