Konflik

Konflik

Konflik

Konflik

Konflik

Sikus konflik (dapat dilihat pada gambar 1.) terjadi ketika interaksi rutin suatu kelompok terganggu oleh ketidaksetujuan, perselisihan, dan pergesekan di antara anggota. Konflik sering meningkat ketika para anggota kelompok semakin terlibat.

 

DEFINISI KONFLIK

Dalam kelompok tidak menutup kemungkinan dapat terjadinya sebuah konflik. Konflik itu sendiri adalah ketidaksetujuan, perselisihan, dan pergesekan yang terjadi ketika  tindakan atau keyakinan satu atau lebih anggota kelompok tidak diterima dan ditolak oleh satu atau lebih anggota kelompok yang lain (Forsyth, 1999). misalnya saja, ada perbedaan pendapat antara anggota yang satu dengan yang lain, di mana masing-masing anggota sama-sama tidak mau mengalah, maka hal ini dapat memicu munculnya sebuah konflik dalam suatu kelompok. Selain dapat terjadi di dalam anggota suatu kelompok itu sendiri (intragroup conflict),konflik juga dapoat terjadi antar kelompok (intergroup conflict). Dalam hal ini, kami akan lebih membahas permasalahan yang terjadi di dalam kelompok itu sendiri. Tapi tidak semua konflik itu berbahaya. Selama konflik dapat diselesaikan, hal ini menjadi fungsi yang baik dan tetap mengeratkan hubungan yang baik dalam kelompok (Johnson, 2002).

 

Jenis-jenis Konflik

Menurutj jenisnya konflik ada dua macam (Johnson, 2002), yaitu :

1)    Negative Conflict

Konflik ini merupakan konflik yang terjadi di dalam suatu kelompok dimana konflik tersebut sering dihindari dan disembunyikan. Adanya konflik ini justru akan membuat kelompok mengalami kemunduran.

Misalnya saja, perselisihan yang terjadi di antara anggota yang mana akhirnya berdampak pada performa kerja anggota kelompok menjadi buruk.

2)    Positive Conflict

Konflik ini merupakan konflik yang memberikan ruang untuk anggota yang ada di dalam suatu kelompok agar dapat lebih berkembang.

Misalnya saja, ada persaingan antar anggota kelompok yang nantinya membuat anggota kelompok bersaing untuk mendapatkan hasil yang terbaik, sehingga hal ini nantinya mampu membawa kelompok pada hasil kerja yang lebih baik karena anggota kelompok lebih termotivasi untuk bekerja.



Perbedaan Negative Conflict dan Positive conflict

Negative Conflict Positive Conflict
Memandang konflik sebagai kesatuan. Mengenali berbagai macam jenis konflik.
Memandang konflik sebagai sebuah masalah. Memandang konflik sebagai bagian dari cara penyelesaian.
Dihindari, disembunyikan. Mencari tahu dan mendorong konflik.
Memercayai bahwa konflik itu membawa kehancuran. Memercayai bahwa konflik itu berpotensi konstruktif.
Konflik tidak membawa nilai apapun Dapat mempelajari banyak nilai dari konflik.
Konflik meciptakan kecemasan dan keadaan defensif. Konflik menciptakan kegembiraan, minat, dan fokus.
Individu mencoba untuk “menang” Individu mencoba untuk “menyelesaikan masalah.

Sumber : https://topsitenet.com/article/213043-understanding-and-examples-of-explanatory-texts/