Fungsi Perwakilan konsuler

Fungsi Perwakilan konsuler

Fungsi Perwakilan konsuler

Fungsi Perwakilan konsuler

Fungsi Perwakilan konsuler

Adapun fungsi perwakilan konsuler secara rinci disebut dalam pasal 5 Konvensi Wina

mengenai hubungan Konsuler dan Optimal Protokol tahun 1963 yaitu :

1)      melindungi, di dalam negara penerima, kepentingan-kepentingan negara pengirim dan warga negaranya, individu-individu, dan badan-badan hokum, di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional;

2)      memajukan pembangunan hubungan dagang,ekonomi,kebudayaan dan ilmiah antar kedua negara;

3)      mengeluarkan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga negara-negara pengirim, dan visa atau dokumen-dokumen yang pantas untuk orang yang ingin pergi ke negara pengirim;

4)      bertindak sebagai notaries dan panitera sipil dan di dalam kapasitas dari macam yang sama, serta melakukan fungsi-fungsi tertentu yang bersifat administrasi, dengan syarat tidak bertentangan dengan hokum dan peraturan dari negara penerima.

 

Kantor-kantor konsulat tempat bekerjanya korps perwakilan konsuler dapat berupa :

1)      Kantor Konsulat jenderal (consulate general),

2)      Konsul Konsulat (consulate),

3)      Kantor Wakil Konsulat (vice consulate), dan

4)      Kantor Perwakilan Konsuler (consuler agency).

Sedangkan golongan kepala-kepala kantor konsuler terdiri atas :

1)      Konsul Jenderal. Konsul Jenderal mengepalai kantor Konsulat Jenderal yang dapat membawahi beberapa konsuler.

2)      Konsul. Konsul mengepalai kantor konsulat yang membawahi satu daerah kekonsulan.

1)      Dapat saja seorang konsul diperbantukan kepada konsul jenderal atau konsul.

2)      Konsul Muda. Konsul Muda mengepalai kantor wakil konsulat yang ada di dalam satu daerah kekonsulan. Dapat saja seorang konsul muda diperbantukan kepada konsul jenderal atau konsul.

3)      Agen Konsul. Agen konsul diangkat oleh Konsul Jenderal atau oleh Konsul dan ditugaskan menangani beberapa hal tertentu yang berhubungan dengan kekonsulan, biasanya ditempatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulan.

Tugas-tugas yang berhubungan dengan kekonsulan.

Hal-hal yang berhubungan dengan tugas-tugas kekonsulan antara lain mencakup :

1)      Bidang ekonomi, yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan menggalakkan ekspor komoditas non migas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain.

2)      Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan, seperti tukar menukar pelajar, mahasiswa dan lain-lain.

3)      Bidang-bidang lain seperti :

  1. Memberikan paspor dan dokumentasi perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi daerah pengirim;
  2. Bertindak sebagai notaries dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administrasi lainnya;
  3. Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima.

Sumber : https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/bnE1/definition-of-text-review-and-examples