Unpad Usukan Catur Beregu Bergantian Masuk PON

Unpad Usukan Catur Beregu Bergantian Masuk PON

Unpad Usukan Catur Beregu Bergantian Masuk PON

Unpad Usukan Catur Beregu Bergantian Masuk PON

Unpad Usukan Catur Beregu Bergantian Masuk PON

BANDUNG- Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Ganjar Kurnia mengaku

, pihaknya sudah membicarakan dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jawa Barat, agar Catur Beregu Bergantian masuk dalam agenda nasional Percasi.
“Saya harapkan catur bertiga ini dipertandingkan sekala nasional bahkan nantinya internasional,” ujar  Ganjar, saat jumpa pers U-Camaintian Nasional 2012 di Executive Lounge Lt. 2 Gedung 2, kampus Unpad Dipati Ukur, Kamis (13/12).
Menurut Ganjar, pihaknya akan membuat proposal kepada Percasi Jabar mengenai usulan status lomba catur beregu bergantian atau U-Camaintian yaitu “Unpad – Catur Main Bertiga Bergantian” atau “Yuk Catur ini, ke tingkat yang lebih tinggi.

“Untuk masuk ke tingkat nasional harus ada usulan dari Percasi Jabar

ke pusat atau KONI agar masuk dalam tingkat nasional atau bisa dipertandingkan pada Pekan Olah Raga Nasional (PON),” ucapnya.
Ganjar mengatakan, catur Main Bertiga Bergantian mampu mendobrak pakem yang selama ini dimainkan dalam sebuah permainan catur,
“U-Camaintian menantang kemampuan berpikir tiga orang dalam sebuah papan catur. Catur dianggap sebagai permainan individual, tapi sebenarnya berdasarkan pengalaman, kita juga bisa bermain catur secara bersama-sama,” tutur Ganjar.

Ganjar memandang, melalui permainan yang kecil ini justru kebersamaan

yang semakin menjadi barang langka justru dapat kembali ditularkan.
“Permainan catur beregu yang ada selama ini hanya menguji permainan individu saja. Dengan cara kita ini justru kita ingin lihat kekompakannya,” tambah rektor.
Sementara itu, Haryatun Armansyah, salah satu wasit nasional yang ikut bermain dalam simulasi tersebut mengaku kaget dengan sistem permainan catur yang baru ini.
“Ini pertandingan paling unik karena kita bisa mengukur kekompakan kita dalam sebuah tim. Bahkan bukan hanya kekompakan di belakang juga satu sama lainnya malah bertengkar,” ujarnya